PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW

Kusmaniar, S.Pd

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi suatu permasalahan yang berkenaan dengan rendahnya motivasi belajar siswa kelas IX-3  pada pelajaran IPA menyebabkan banyak siswa tidak menguasai materi yang telah guru sampaikan, melihat kondisi tersebut peneliti sangat prihatin dan berusaha mencari solusi dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar siswa materi sistem koordinasi dan alat indra pada manusia. Tujuan dari pelaksanaan PTK ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar siswa materi sistem koordinasi dan alat indra pada manusia.  Pelaksanaan PTK ini dilakukan melalui dua siklus, di mana tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan pada akhir siklus dengan menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi.  Hasil penelitian yang diperoleh pada akhir siklus I  siswa yang berminat belajar IPA sudah mencapai 17 siswa atau 56,7% dan pada akhir siklus II siswa yang berminat baik  dalam proses pembelajaran meningkat menjadi 27 siswa atau 90%, perhatian siswa juga meningkat dari 17 siswa (56,7%) yang mempunyai perhatian baik pada siklus I meningkat menjadi 28 siswa (93,33%) pada siklus II, begitu juga partisipasi siswa juga mengalami peningkatan dari 19 siswa (63,33%) pada akhir siklus I meningkat menjadi 28 siswa  (93,33%) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa dengan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, terjadinya peningkatan minat, perhatian dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran sehingga  menyebabkan suasana pembelajaran lebih bergairah dan menyenangkan dan siswa lebih termotivasi dalam proses pembelajaran IPA di  SMP  Negeri 2 Tapaktuan tahun pelajaran 2016/2017.

 

Kata Kunci : Motivasi dan Kooperatif Tipe Jigsaw


Full Text:

PDF

References


Anitah. (2008). Strategi Pembelajaran di SD, Jakarta: Universitas Terbuka.

Arikunto, Suharsimi. (2012). Penelitian Tindakan Kelas Jakarta: Bumi Aksara.

Chaplin, P. James. (1999). Kamus Lengkap Psikologi, terj. Kartini Kartono, Jakarta: Rajawali.

Dimyati. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, Syaiful Bahri. (2012). Psikologi Belajar, Jakarta: Rineka Cipta.

Felder, Richard. (2004). Cooperative Learning in the Tehnical Corse, (online),

Kagan. (1995). Dimension of Cooperative Classroom Stucture, Learning to Cooperative, Cooperate to Learn, London: Planum Press.

Komaruddin. (2004). Ensiklopedia Manajemen, Jakarta: Bumi Aksara.

Pasaribu dan Sumanjuntak. (2007). Proses Belajar Mengajar, Bandung: Tarsito.

Poerbakawatja, Soegarda. (1976). Ensiklopedi Pendidikan, Jakarta: Gunung Agung.

Roland. (2007). Benefits of Collaborative Learning, diakses melalui situs: http://www.fsu.wow.edu.

Rusman. (2011). Model-model Pembelajaran, Jakarta: Rajawali Pers.

Ruswandi. (2013). Psikologi Pembelajaran, Jakarta: Cipta Pesona Sejahtera.

Sabri, M. Alisuf (2003). Pengantar Psikologi Umum dan Perkembangan, Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya.

Sardiman AM. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Suryabrata, Sumadi. (1994). Psikologi Pendidikan, Jakarta: Rajawali.

Taniredja, Tukiran, dkk. (2012). Penelitian Tindakan Kelas Untuk Pengembangan Profesi Guru, Bandung: Alfabeta.

Trianto. (2011). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif, cetakan ke 4, Jakarta: Kencana.

Yanto, Medi. (2013). Jadi Guru Yang Jago Penelitian Tindakan Kelas, Mengenal Penelitian Tindakan Kelas, Edisi Pertama, Yogyakarta: Andi Offset.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dikelola oleh STAI TAPAKTUAN @2019