KONSEP INTEGRASI KEILMUAN DALAM PERSPEKTIF PEMIKIRAN IMAM SUPRAYOGO

Maidar Darwis, M.Ag, Mena Rantika, S.Pd

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dualisme dalam dunia pendidikan, yaitu pendidikan umum dan agama. Hal tersebut, jika ditelusuri melalui perspektif historis merupakan dampak dari politik etis warisan imperialis Belanda.  Hasil dari keadaan tersebut telah memunculkan kurikulum pendidikan yang memperlihatkan pemisahan antara pendidikan agama dan pendidikan umum. Karena itu, perlu adanya konsep integrasi keilmuan untuk menciptakan pribadi yang tangguh. Konsep ini, sudah ditelaah oleh beberapa pakar, di antaranya Imam Suprayogo dengan konsepnya “tarbīyah ūlūl al-bāb.” Tulisan ini, difokuskan pada konsep integrasi keilmuan dalam perspektif pemikiran Imam Suprayogo. Studi ini menggunakan pendekatan kajian pustaka dengan teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analisis). Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder yang relevan dengan pemikiran Imam Suprayogo tentang integrasi keilmuan. Sedangkan pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui cross-cheek dengan teknik triangulasi metode dan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep integrasi ilmu merupakan salah satu upaya Imam Suprayogo untuk mengintegrasikan dan mengkontekstualisasikan sistem pendidikan yang selama ini dikotomik yang menyebabkan lembaga pendidikan Islam berada pada posisi pinggiran. Dengan menjadikan al-Qur’ān dan Sunnah sebagai sumber konsultasi bagi cabang ilmu lainnya (grand theory), sehingga ayat-ayat qauliyah dan kauniyah dapat dipakai. Melalui program integrasi tersebut Imam Suprayogo telah berhasil membawa UIN Maliki Malang mencapai posisi puncak yang dalam proses implementasinya. Sehingga, becermin dari pengalaman tersebut di atas, agar konsep integrasi keilmuan sebagaimana yang digagas dan diterapkan oleh Imam Suprayogo tersebut dapat diimplementasikan secara nyata dalam dunia pendidikan khususnya di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tapaktuan Aceh selatan.

 

Kata Kunci : Konsep Integrasi, Keilmuan, Imam Suproyogo


Full Text:

PDF

References


‘Abdullāh, Āmīn. (2006). Islamic Studies di Perguruan Tinggi; Pendekatan Intergatif-Interkonektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

-----------. (2004). Integrasi Sains-Islam: Mempertemukan Epistemologi Islam dan Sains. Yogyakarta: Pilar Religia.

Abidin Bagir, Zainal. (2005). Integrasi Ilmu dan Agama: Interpretasi dan Aksi. Bandung: Mizan.

Abdussalam, Suroso. (2011). Sistem Pendidikan Islam. Bekasi: Sukses Publishing.

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur penelitian Suatu pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Azra, Azyumardi. (2005). Pendidikan Islam Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

-----------. (2006). Paradigma Baru Pendidikan Nasional, Rekonstruksi dan Demokratisasi, Jakarta : Kompas.

Bachtiar, Amsal. (2005). Filsafat Ilmu. Jakarta: Radjawali Press.

Burhanuddin, Jajat. (2006). Mencetak Muslim Modern. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Bugn, Burhan. (2008). Sosiologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Ciputra. (2011). Ciputra Quantum Leap 2 Kenapa & Bagaimana ? Entrepreneurship Mengubah Masa Depan Bangsa dan Masa Depan Anda, Jakarta: Kompas Gramesdia.

Departemen Agama Republik Indonesia. (2013). al-Qur’ān dan Terjemahannya, Jakarta: Departemen Agama.

Daulay, Haidar Putra. (2009). Sejarah Pertumbuhan dan Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana.

-----------. (2009). Pemberdayaan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Departemen Agama RI. (2006). Rekonstruksi Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Ditperta Islam, Ditjen Bagais.

Fajar, Malik. (2005). Reorientasi Pendidikan Islam. Jakarta: Fajar Dunia.

---------. (2005). Holistika Pemikiran Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Fatkurrohman, Dafit. (2008). Pemikiran dan Aksi Imam Suprayogo dalam Membangun Kerja Sama Kelembagaan. Skripsi: Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Malang.

Hamami, Tasman. (2004). “Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum Sebagai Keharusan Sejarah,” dalam Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 1.

Handrianto, Budi. (2010). Islamisasi Sains Sebuah Upaya MengIslamkan Sains Barat Modern. Jakarta: Pustaka al-Kautsar.

Hamdani. (2015). Konsep Integrasi pendidikan Islam Mohammad Natsir dan Implementasinya dalam Pengembangan Kurikulum, Skripsi: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Jannah, Miftahul. (2015). Penafsiran Ulul Albab dalam Tafsir al-Misbah, Skripsi: Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kosim, Muhammad. (2012). Pemikiran Pendidikan Islam Ibnu Khaldun. Jakarta: Rineka Cipta.

Kartanegara, Mulyadi. (2005). Integrasi Ilmu: Sebuah Rekonstruksi Holistik. Bandung: Arasy Mizan-UIN Jakarta Press.

Masruri, M. Hadi. (2007). Filsafat Sains dalam : Melacak Kerangka Dasar Integrasi Ilmu dan Agama. Malang: UIN-Malang Press.

Mashudi. (2008). Reintegrasi Epistemologi Keilmuan Islam dan Sekuler, Skripsi: Fakultas Ushuluddin. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Muhaimin. (2003). Wacana Pengembangan Pendidikan Islam. Surabaya: Pustaka Pelajar.

Murni. Wahid. (2006). Penguatan Kelembagaan Menuju Destinasi Utama Pendidikan Islam Global, Menyongsong World Class University. UIN Maliki Press.

Munandar, Aries. (2016). Imam Suprayogo dalam Pendidikan Islam di Indonesia.

Maimun, Agus. (2010). Madrasah Unggulan Lembaga Pendidikan Alternatif di Era Kompetitif, Malang: UIN Press.

Pranata, Dwi Chandra. (2016). “Komunikasi Persuasi Prof. Dr. Imam Suprayogo,” Skripsi: Fakultas Psikologi Maulana Malik Ibrahim Malang.

Prihatin, Eka. Elin Rosalin, Taufani, Cepi Triatna. (2008). Konsep Pendidikan. Bandung: Karsa Mandiri Persada.

Rosadis Astra, Andi. (2014). “Integrasi Ilmu Sosial dengan Teks Agama dalam Perspektif Tafsir ”, dalam Jurnal Keilmuan Tafsir Hadis, Vol. 4 No. 1.

Suprayogo, Imam. (2012). Paradigma Pengembangan Keilmuan Di Perguruan Tinggi. Malang: UIN Malang Press.

-----------. (2016). Pemimpin itu Seperti Pengembala Kuda, Website Pribadi, intellectual adventure.com.


Refbacks



Dikelola oleh STAI TAPAKTUAN @2019