KEKUATAN HUKUM PENERBITAN SERTIPIKAT TANAH PENGGANTI (STUDI DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN DELI SERDANG)

Ricky Firanda. S, Surya Perdana, Dr. Ruslan, SH., MH

Abstract

Penerbitan sertipikat pengganti ini sangat penting bagi pemegang hak atas tanah, karena dengan sertipikat adalah bukti yang menunjukkan bahwa dia adalah pemilik dai tanah tersebut. Maka dalam hal ini Pemerintah memberikan solusi ataupun jalan keluar bagi masyarakat yang mengalami kerusakan ataupun kehilangan sertipikat hak atas tanah yaitu dengan adanya suatu sertipikat pengganti. Metode yang dipakai maka penelitian ini dapat digolongkan dalam jenis penelitian yuridis normatif yang dilakukan dengan cara menelaah dan menginterpretasikan hal-hal yang bersifat teoritis yang menyangkut asas, konsepsi, doktrin dan norma hukum yang berkaitan dengan kekuatan hukum penerbitan sertipikat tanah pengganti. Dari hasil penelitian maka dapat ditarik beberapa kesimpulan: Sertipikat pengganti yang telah diterbitkan sama halnya dengan perlindungan hukum terhadap pemegang sertipikat hak atas tanah yang pertama kali, dimana sertipikat tanah merupakan alat bukti yang kuat, yang memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pemiliknya, karena setelah diterbitkannya sertipikat pengganti, maka dilakukan pembatalan terhadap sertipikat yang hilang tersebut, sehingga sertipikat yang lama tidak berlaku lagi.  Kekuatan hukum atas sertipikat pengganti yang telah diterbitkan Sertipikat pengganti mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan sertipikat yang dinyatakan hilang, karena sama-sama merupakan salinan buku tanah dan surat ukur dengahn nomor yang sama. Faktor-faktor penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan penerbitan sertipikat pengganti hak atas tanah adalah hambatan dari pihak kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang antara lain kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang dalam hal ini tenaga ahli di bidang pertanahan.

Full Text:

PDF

References

Achmad, Ali Chomzah, Hukum Pertanahan Seri Hukum Pertanahan I-Pemberian Hak Atas Tanah Negara dan Seri Hukum Pertanahan II-Sertipikat Dan Permasalahannya, Prestasi Pustaka, Jakarta, 2002.

Ali, Zainuddin, Metode Penelitian Hukum, Sinar Grafika, Jakarta, 2009,

Amiruddin dan Zainal Asikin, Pengantar Metode Penelitian Hukum, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2004.

Bachsan, Mustafa, Hukum Agraria Dalam perspektif, Remaja Karya, Bandung, 2004.

Bosu, Benny, Perkembangan Terbaru Sertipikat (Tanah, Tanggungan, dan Condominium). Mediatama Saptakarya, Jakarta, 2007.

Chomzah, Ali Achmad, Hukum Pertanahan Seri Hukum Pertanahan I-Pemberian Hak atas Tanah Negara dan Seri Hukum Pertanahan II Sertipikat dan Permasalahannya Prestasi Pustaka, Jakarta, 2007.

Effendi, Bachtiar, Pendaftaran Tanah di Indonesia dan Peraturan-Peraturan Pelaksanaannya. Alumni, Bandung, 2003.

Harsono, Boedi, Hukum Agraria Indonesia (Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya), Djambatan, Jakarta, 2010.

Hermit, Herman, Cara Memperoleh Sertipikat Tanah Hak Milik, Tanah Negara dan Tanah Pemda, Teori dan Praktek Pendaftaran Tanah di Indonesia. Mandar Maju, Bandung, 2004.

Ibrahim, Johnny, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif, Bayumedia Publishing, Malang, 2008.

Lubis, Mhd. Yamin dan Abd. Rahim Lubis, Hukum Pendaftaran Tanah, Bandung, Mandar Maju, 2010.

Lubis, M. Solly, Diktat Teori Hukum, disampaikan pada Rangkaian Sari Kuliah Semester II, Program Pasca Sarjana Ilmu Hukum, USU Medan, 2007

Marzuki, Pieter Mahmud, Pengantar Ilmu Hukum, Kencana Prenada Media group, Jakarta, 200.

Mertokusumo, Sudikno, Mengenal Hukum (Suatu Pengantar), Liberty, Yogyarkta, 2008.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif, Remaja Rosdakarya, Bandung, 2013.

Mudjiono, Hukum Agraria, Liberty, Yogyakarta, 2002.

Parlindungan, A.P. Pendaftaran Tanah-Tanah dan Konversi Hak Milik Atas Tanah Menurut UUPA, Bandung: Alumni, 1998.

-----------, Pendaftaran Tanah Indonesia, Bandung : Mandar Maju, 1999.

-----------, Komentar atas Undang-Undang Pokok Agraria, Bandung: Mandar Maju, 2008

Perangin, Effendi, Hukum Agraria Di Indonesia, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2005.

------------; Hukum Agraria Indonesia Suatu Telaah dari Sudut Pandang Praktisi Hukum. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2004.

Ranoemihardja, R. Atang, Perkembangan Hukum Agraria Di Indonesia, Aspek-Aspek Dalam Pelaksanaan UUPA dan Peraturan Perundang Lainnya Di Bidang Agraria Di Indonesia, Tarsito, Bandung, 2002.

Riduan, Metode & Teknik Menyusun Tesis, Bina Cipta, Bandung, 2004.

Sangsun. Florianus SP. Tata Cara Mengurus Sertipikat Tanah. Trans media Pustaka, Jakarta, 2014.

Santoso, Urip, Hukum Agraria Kajian Komprehensif, Kencana, Jakarta, 2010.

Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi, Metode Penelitian Survei, LP3ES, Jakarta, 2009.

Siregar, Tampil Anshari, Pendaftaran Tanah Kepastian Hak, Multi Grafik, Medan, 2007.

Soerodjo, Irawan, Kepastian Hukum Hak Atas Tanah di Indonesia, Arkola, Surabaya, 2003.

Sumardjono, Maria S.W. Tanah Dalam Perspektif Hak Ekonomi Sosial dan Budaya, Jakarta, Buku Kompas, 2005.

Sutedi, Adrian, Sertifikat Hak Atas Tanah. Sinar Grafika, Jakarta, 2011.

------------; Peralihan Hak Atas Tanah dan Pendaftaranya, Sinar Grafika, Jakarta, 2007

Wuisman, J.J.J.M. Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, UI press, Jakarta, 2006

Refbacks

  • There are currently no refbacks.